Saumlaki,-TKN.COM -Tekanan ekonomi yang semakin menghimpit masyarakat diduga mulai memicu meningkatnya tindak kriminal di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Situasi ini kini dirasakan langsung oleh sejumlah warga Saumlaki yang menjadi korban pencurian dan perusakan kendaraan saat mencari ikan di wilayah pesisir Desa Lermatang.
Peristiwa tersebut meninggalkan luka dan kekecewaan mendalam bagi para korban. Mereka datang ke lokasi hanya untuk mencari ikan dalam istilah lokal Maluku, balobe, sebagai upaya memenuhi kebutuhan hidup keluarga, namun justru harus kembali dengan kondisi kendaraan yang rusak serta sejumlah komponen motor yang diduga hilang akibat pencurian.
“Saat kami kembali dari laut, motor-motor sudah dalam keadaan rusak. Ada lampu yang hilang, bahkan baut as roda juga dikeluarkan,” ungkap salah satu warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Menurut pengakuan korban, mereka datang secara berombongan menggunakan sepeda motor dan memarkir kendaraan di sekitar area pesisir sebelum turun melaut. Namun ketika kembali ke darat, sejumlah kendaraan sudah tidak utuh lagi seperti semula.
Kondisi tersebut memicu keresahan di tengah masyarakat. Warga menilai tindakan pencurian kecil yang sebelumnya jarang terjadi kini mulai muncul dan menyasar barang-barang sederhana milik masyarakat kecil yang sedang berjuang mencari nafkah.
Fenomena ini dinilai menjadi alarm serius bagi kondisi sosial ekonomi di Tanimbar. Di tengah tekanan kebutuhan hidup yang semakin berat, daya tahan masyarakat perlahan melemah, sementara tindakan kriminal mulai tumbuh dari situasi yang memprihatinkan.
Masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat meningkatkan patroli dan pengawasan di titik-titik rawan, terutama kawasan pesisir yang sering digunakan warga untuk mencari ikan pada malam hingga dini hari.
Selain itu, warga juga meminta adanya perhatian serius dari pemerintah daerah terhadap kondisi ekonomi masyarakat bawah agar tekanan hidup tidak terus melahirkan keresahan sosial yang berujung pada tindakan melanggar hukum.
Kordinator Maluku
(Petrus. L)
































