Saumlaki,-TKN.COM -Penanganan kasus dugaan penganiayaan terhadap Anika Enike Pakniany di Desa Kelaan, Kecamatan Tanimbar Utara, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, mulai memantik sorotan publik.
Laporan yang telah disampaikan ke Polsek Tanimbar Utara (Tanut) disebut belum menunjukkan perkembangan signifikan, meski peristiwa itu telah dilaporkan sejak 4 Mei 2026.
Hampir dua pekan berlalu, keluarga korban mengaku belum melihat adanya langkah konkret dari aparat kepolisian, termasuk pemanggilan saksi untuk dimintai keterangan.
Kondisi itu memunculkan pertanyaan mengenai progres penanganan perkara yang telah masuk dalam ranah hukum.
Suami korban, P. Balok, mengaku kecewa atas lambannya proses penanganan laporan tersebut. Ia berharap Polres Kepulauan Tanimbar dapat turun tangan agar kasus itu tidak berakhir tanpa kepastian hukum.
“Sampai sekarang belum ada panggilan keterangan saksi dari Polsek Tanut terkait kasus penganiayaan pada tanggal 4 Mei kemarin di Desa Kelaan. Untuk itu beta harap, tolong cari solusi kepada Polres KKT,” ungkap Balok kepada media ini.
Pernyataan itu mempertegas keresahan keluarga korban yang menilai proses hukum berjalan terlalu lambat. Padahal, pemeriksaan saksi merupakan tahapan penting dalam proses penyelidikan maupun penyidikan untuk mengungkap fakta hukum secara objektif.
Situasi tersebut juga memunculkan kekhawatiran publik terhadap akses keadilan bagi korban. Penanganan perkara yang berlarut-larut tanpa kejelasan dinilai dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap proses penegakan hukum di tingkat kepolisian sektor.
Keluarga korban meminta aparat segera mengambil langkah profesional dan transparan agar perkara itu tidak mandek di tengah jalan. Mereka berharap setiap laporan masyarakat diproses secara serius sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polsek Tanimbar Utara terkait perkembangan laporan dugaan penganiayaan tersebut, termasuk alasan belum dilakukannya pemanggilan saksi maupun tahapan hukum yang sedang berjalan.
Media ini masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak kepolisian guna memperoleh penjelasan berimbang.
(Tim)






























