Tanimbar,-TKN.COM — Pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) di SMP St. Dominikus Savio Larat berlangsung khidmat dan penuh makna pada Senin, 18 Mei 2026.
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam menegaskan nilai disiplin, integritas, serta tanggung jawab generasi muda di tengah tantangan pendidikan di wilayah kepulauan Tanimbar.
Prosesi pembukaan ujian dipusatkan di halaman sekolah dan diikuti oleh 32 siswa peserta ujian kelas IX. Kegiatan ini turut dihadiri dewan guru, panitia pengawas ruang ujian, komite sekolah sebagai perwakilan orang tua, serta unsur Pemerintah Kecamatan Tanimbar Utara.
Kehadiran lintas sektor tersebut mencerminkan perhatian bersama terhadap kemajuan pendidikan dasar di wilayah Tanimbar Utara. Suasana semakin bermakna ketika dilaksanakan penyematan tanda peserta ujian kepada seluruh siswa sebagai simbol kesiapan resmi mengikuti Ujian Akhir Sekolah Tahun 2026.
Upacara pembukaan dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah SMP St. Dominikus Savio Larat, sementara yang bertindak sebagai pembina upacara adalah Plh Kapolsek Tanimbar Utara, IPDA Paulus Nifangeljau.
Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kejujuran, tanggung jawab, dan integritas selama pelaksanaan ujian.
“Ujian bukan hanya tentang memperoleh nilai yang tinggi, tetapi juga tentang membentuk karakter yang jujur dan bertanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa,” tegas IPDA Paulus Nifangeljau di hadapan para peserta ujian.
Sementara itu, Kepala SMP St. Dominikus Savio Larat berharap pelaksanaan ujian tahun ini dapat menjadi contoh positif bagi sekolah-sekolah lain di wilayah Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
“Kami berharap SMP Savio Larat dapat menjadi model terbaik dalam pelaksanaan evaluasi akhir berstandar nasional tahun 2026, baik dari sisi disiplin, kesiapan siswa, maupun kualitas penyelenggaraan,” ujarnya kepada media.
Pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional di sekolah tersebut dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 18 hingga 20 Mei 2026.
Dengan semangat kebersamaan dan dukungan semua pihak, pelaksanaan ujian diharapkan mampu melahirkan generasi muda Tanimbar yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.
(Nik-Kaf)






























