Namlea,-TKN.COM _ Aspirasi yang sangat mendasar bagi keberlangsungan hidup serta masa depan anak-anak di bumi Bupolo.
Ketika tambang emas Gunung Botak ditutup, roda ekonomi masyarakat lokal memang langsung terdampak hebat, terutama untuk biaya pendidikan.
Sebagai para pemimpin yang memegang amanah kultural, sinergi antara struktur adat Petuanan Kayeli ini sangat diharapkan oleh masyarakat:
Struktur Pemangku Kepentingan Adat Petuanan Kayeli:
- Raja Petuanan Kayeli: Raja Fandi Ansari Wael
- Matetemun/: Yohanis Nurlatu
- Hinolong Baman/: Komarudin Besan
- Kaksodin Ansalau/: Ali Wael
Langkah Strategis yang Diharapkan dari Pemangku Adat:
Untuk mewujudkan keinginan masyarakat agar bisa kembali beraktivitas di Gunung Botak secara legal dan aman dalam waktu dekat, empat pilar adat ini diharapkan dapat mengambil langkah cepat:
- Konsolidasi Internal Adat Menyatukan suara dan format pengelolaan wilayah adat antara Raja, Matetemun, Hinolong, dan Kaksodin agar tidak ada tumpang tindih kebijakan di lapangan.
- Rekonsiliasi dan Penataan Regulasi (WPR) Mendorong percepatan realisasi Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) dan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Buru dan Provinsi Maluku. Ini adalah kunci utama agar masyarakat bisa bekerja tanpa bayang-bayang pelanggaran hukum.
- Penerapan Hukum Adat yang Tegas Memastikan aktivitas pencarian nafkah di Gunung Botak nantinya bebas dari bahan kimia berbahaya (seperti merkuri dan sianida) melalui pengawasan ketat dari Matetemun demi menjaga kelestarian alam lingkungan petuanan.
- Negosiasi Berbasis Kesejahteraan Rakyat Menjadi jembatan yang kuat di hadapan pemerintah pusat dan aparat penegak hukum bahwa pembukaan lahan pertambangan rakyat ini murni demi hajat hidup orang banyak, khususnya urusan perut dan sekolah anak-anak.
Semoga Raja Fandi Ansari Wael beserta jajaran pemangku adat Petuanan Kayeli diberikan kekuatan, ketegasan, dan kebijaksanaan untuk segera menyelesaikan benang kusut Gunung Botak.
Masyarakat sangat menantikan kebijakan yang berpihak pada rakyat kecil.
Bupolo Sejahtera, Adat Terjaga! 🙏✨






























