Buru,-TKN.COM _ Sampaikan publik Penting untuk Warga Desa Labuang & Dusun Waenewen: Kabupaten Buru Selatan
Suara hati dan keluhan yang disampaikan telah direkam dan disuarakan melalui ruang publik ini, agar menjadi perhatian bagi pihak-related dan pembaca luas mengenai kondisi infrastruktur yang mendesak di Kabupaten Buru Selatan.
Rangkuman Aspirasi & Kondisi Lapangan
Berdasarkan penyampaian warga Desa Labuang, Kecamatan Namrole, Kabupaten Buru Selatan, Maluku, berikut adalah poin-poin utama persoalan infrastruktur yang mendesak:
Ketiadaan Jembatan di Air Kenhala: Akses menuju Dusun Waenewen (Km 7) lumpuh total saat terjadi banjir di sungai depan kampung, sehingga anak-anak tidak dapat pergi ke sekolah dan aktivitas warga terhambat.
Kesulitan Transportasi Hasil Bumi: Distribusi hasil pertanian dan perkebunan warga dari Dusun Waenewen menuju pusat kecamatan menjadi sangat sulit akibat buruknya akses jalan.
Status Jalan Kabupaten yang Belum Tersentuh Aspal: Ruas jalan sepanjang kurang lebih 7 kilometer dari Desa Labuang menuju Dusun Waenewen yang berstatus sebagai jalan kabupaten belum pernah diaspal sama sekali (pengaspalan sebelumnya hanya terbatas di dalam area perkampungan Desa Labuang).
Tuntutan Keadilan Pembangunan: Masyarakat merasa hak-hak dasar mereka sebagai warga negara Indonesia untuk mendapatkan akses infrastruktur yang layak belum terpenuhi di bulan kemerdekaan ini.
Harapan Masyarakat Kepada Pemerintah
Warga Desa Labuang dan Dusun Waenewen secara tegas memohon perhatian dari:
- Bupati Kabupaten Buru Selatan selaku pimpinan eksekutif daerah.
- Lembaga Legislatif (DPRD Kabupaten Buru Selatan) selaku pengawas dan penentu kebijakan anggaran.
Agar segera meninjau langsung kondisi di lapangan dan memprioritaskan pembangunan jembatan penghubung di Air Kenhala serta pengaspalan jalan sepanjang 7 kilometer menuju Dusun Waenewen demi kelancaran pendidikan anak-anak dan perekonomian warga setempat.



































