Tanimbar,-TKN.COM -Sebanyak 55 siswa Kelas IX SMP Negeri 2 Kormomolin resmi mengikuti Ujian Akhir Sekolah (UAS) Berstandar Nasional Tahun Pelajaran 2025/2026. Pelaksanaan ujian yang dimulai pada Senin (11/5/2026) ini menandai komitmen sekolah dalam mencapai Standar Pendidikan Nasional yang bermutu, sekaligus menjadi uji coba pertama pemanfaatan gedung sekolah baru yang telah selesai dibangun.
Upacara pembukaan berlangsung khidmat di halaman SMPN 2 Kormomolin, dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Tomas Kundre, S.Sos., selaku pembina upacara. Hadir dalam acara tersebut seluruh dewan guru, panitia penyelenggara, perwakilan Korwil Kecamatan Kormomolin, Komite Sekolah, serta orang tua/wali murid dari ke-55 peserta ujian.
Dalam sambutannya, Tomas Kundre menekankan pentingnya integritas akademik sebagai fondasi utama pelaksanaan ujian. Ia menginstruksikan seluruh peserta untuk mematuhi tata tertib yang telah diikrarkan, menjaga kerahasiaan soal, dan menjunjung tinggi kejujuran dalam mengerjakan setiap butir soal.
“Penyelenggaraan ujian harus berdasarkan aturan yang berlaku. Saya menegaskan kepada seluruh peserta untuk menghindari segala bentuk pelanggaran tata tertib. Kejujuran adalah modal utama kalian tidak hanya untuk lulus ujian, tetapi juga untuk membangun karakter di masa depan,” tegas Tomas.
Menariknya, SMPN 2 Kormomolin menerapkan sistem pengawasan internal dalam pelaksanaan UAS tahun ini. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang sering menerapkan pengawasan silang antar-sekolah, tahun ini sekolah memberdayakan guru-guru sendiri sebagai pengawas ruang ujian.
Langkah ini diambil dengan pertimbangan kesiapan sumber daya manusia dan kepercayaan terhadap profesionalisme tenaga pendidik di lingkungan sekolah.
Pelaksanaan UAS 2026 memiliki makna khusus karena dilaksanakan di gedung sekolah baru yang megah dan memenuhi standar nasional. Tomas Kundre mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada Pemerintah Pusat hingga Pemerintah Daerah atas dukungan penuh dalam pembangunan infrastruktur pendidikan tersebut.
“Gedung baru ini sangat memenuhi standar kenyamanan belajar mengajar. Kami bersyukur karena tahun ajaran 2026 ini, proses pembelajaran dan puncaknya yaitu Ujian Akhir Sekolah, dapat dilaksanakan di fasilitas yang representatif. Ini adalah bukti nyata perhatian pemerintah terhadap peningkatan mutu pendidikan di daerah terpencil seperti Kormomolin,” ujar Tomas.
Ujian Akhir Sekolah di SMPN 2 Kormomolin dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni 11–12 Mei 2026, dengan mengujikan total 11 mata pelajaran. Seluruh 55 peserta dinyatakan siap dan telah menjalani persiapan matang menjelang ujian.
Dalam wawancara terpisah dengan Media ini, Tomas Kundre menyampaikan harapannya agar SMPN 2 Kormomolin dapat menjadi barometer kualitas pendidikan di wilayah tersebut. Ia berharap sekolah mampu terus melahirkan lulusan yang tidak hanya berkualitas secara akademik, tetapi juga berkarakter kuat, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.
“Saya mengajak semua komponen, mulai dari guru, orang tua, hingga masyarakat, untuk mendukung kelancaran pelaksanaan ujian ini hingga selesai. Doa dan harapan terbaik kami panjatkan agar ke-55 peserta ujian dapat dinyatakan lulus 100 persen pada tahun pelajaran 2026 ini,” pungkasnya.
Dengan kombinasi fasilitas modern, penegakan disiplin tinggi, dan dukungan komunitas, SMPN 2 Kormomolin optimis dapat mencetak generasi emas Tanimbar yang kompetitif dan berakhlak mulia.
( Randy)






























