Wuarlabobar,-TKN.COM -Polemik penolakan rekrutmen tenaga kerja dari luar Desa Wunlah kian memanas. Tanpa alasan jelas, isu ini dinilai berpotensi memecah konsentrasi pembangunan di pusat Kecamatan Wuarlabobar.
Seorang sumber lokal menilai penolakan tersebut tidak memiliki dasar kuat.
“Kalau tidak ada penjelasan, ini bukan kebijakan, tapi spekulasi,” ujarnya tegas.
Sebagai ibu kota kecamatan, Wunlah memegang kendali aktivitas hampir 10 desa. Namun, sikap tertutup dinilai justru berlawanan dengan peran strategis tersebut.
“Wunlah itu pusat, bukan ruang eksklusif,” katanya.
Ia menilai narasi penolakan hanya memicu kegaduhan tanpa arah.
“Ini terkesan sensasi yang tidak memberi manfaat nyata,” tegasnya.
Sementara itu, pihak yang menolak belum memberikan pernyataan resmi. Situasi ini memperkuat dugaan adanya miskomunikasi di tingkat lokal.
Jika terus berlanjut, polemik ini berisiko menghambat arus tenaga kerja, memperlambat proyek, dan memicu konflik sosial.
(Tim)






























