Berita

Jaringan Telkomsel di Waturu Dikeluhkan, Tower Baru Dinilai Belum Jawab Kebutuhan Warga

39
×

Jaringan Telkomsel di Waturu Dikeluhkan, Tower Baru Dinilai Belum Jawab Kebutuhan Warga

Sebarkan artikel ini

Tanimbar,-TKN.COM – Warga Desa Waturu dan Tutukembong, Kecamatan Nirunmas, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, dibuat kecewa. Tower jaringan Telkomsel yang belum lama dibangun di wilayah itu justru belum mampu menghadirkan layanan komunikasi yang stabil bagi masyarakat.

Alih-alih menikmati akses internet yang lancar, warga kini menghadapi persoalan sinyal naik-turun yang terjadi hampir setiap hari.

Kondisi tersebut memicu keluhan karena jaringan kerap hilang secara tiba-tiba, terutama saat masyarakat membutuhkan akses komunikasi dan internet untuk aktivitas penting.

“Kadang sinyal muncul, beberapa menit kemudian hilang berjam-jam. Padahal tower sudah berdiri,” ungkap seorang warga Tutukembong kepada media ini.

Gangguan jaringan itu tidak hanya menghambat komunikasi antarwarga, tetapi juga berdampak pada pekerjaan, pelayanan administrasi, hingga akses informasi masyarakat di desa.

Padahal, di tengah percepatan transformasi digital nasional, masyarakat di wilayah kepulauan berharap pembangunan infrastruktur telekomunikasi tidak sekadar menjadi simbol fisik, tetapi benar-benar menghadirkan layanan yang dapat dirasakan manfaatnya secara nyata.

Warga meminta pihak Telkomsel segera melakukan evaluasi teknis terhadap kualitas jaringan di Desa Waturu. Mereka berharap gangguan tersebut tidak dibiarkan berlarut-larut karena akses telekomunikasi kini menjadi kebutuhan dasar masyarakat.

Masalah jaringan di daerah terpencil juga dinilai berkaitan langsung dengan pemerataan pelayanan publik. Ketika sinyal tidak stabil, masyarakat menjadi kelompok yang paling terdampak, terutama dalam situasi darurat, pendidikan daring, hingga aktivitas ekonomi berbasis digital.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Telkomsel terkait penyebab gangguan jaringan di Desa Waturu maupun langkah penanganan yang akan dilakukan.

 

(PL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *