Namlea,-TKN.COM _ Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) yang menggunakan alat berat seperti ekskavator di kawasan seperti Gunung Nona dan aliran air Waemkedan menuntut perhatian serius serta tindakan tegas dari aparat penegak hukum, baik Polres Buru maupun Polsek Waeapo.
Pengawasan publik dan desakan masyarakat sangat krusial agar aparat tidak menutup mata terhadap praktik ilegal yang berpotensi merusak lingkungan hidup, mencemari sumber air warga, serta melanggar ketentuan hukum pertambangan yang berlaku, dini hari sabtu 8 Agustus 2026.
Penegakan hukum yang transparan dan tanpa kompromi terhadap penggunaan alat berat di lokasi ilegal merupakan kunci utama untuk menjaga kelestarian wilayah serta ketertiban hukum di Kabupaten Buru.
- Sorotan Pengawasan Publik: Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Gunung Nona Alat Berat Ekskavator kerja
Aktivitas penambangan emas ilegal di kawasan Gunung Nona, aliran Sungai (Air) Waemkedan (wilayah hukum Polres Buru dan Polsek Waeapo) kembali mendapat sorotan tajam dari publik dan masyarakat setempat.
Penggunaan alat berat jenis ekskavator secara terbuka dalam aktivitas ilegal tersebut dinilai luput dari tindakan tegas aparat penegak hukum, sehingga memunculkan desakan agar pihak kepolisian tidak tutup mata terhadap pelanggaran hukum yang sedang berlangsung.
- Poin Utama Desakan Publik
Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu: Aparat penegak hukum, khususnya Polres Buru dan Polsek Waeapo, didesak untuk segera mengambil langkah hukum nyata dan terukur terhadap para pelaku penambangan ilegal.
Sorotan terhadap Penggunaan Alat Berat: Keberadaan dan operasional alat berat (ekskavator) di lokasi tambang ilegal Gunung Nona dinilai mencolok, namun penegakan hukum di lapangan seringkali dinilai lamban atau tidak berdaya menghadapi para pelaku.
Dampak Lingkungan dan Sosial: Aktivitas penambangan tanpa izin di kawasan aliran sungai dikhawatirkan dapat merusak ekosistem daerah aliran sungai (DAS) Waemkedan serta merugikan masyarakat sekitar dalam jangka panjang.
Catatan Penting: Publik dan masyarakat mendesak agar Polres Buru dan Polsek Waeapo segera membuktikan komitmen penegakan hukum dengan menghentikan operasional alat berat serta menindak tegas seluruh pihak yang terlibat dalam aktivitas ilegal di kawasan Gunung Nona.
Aktivitas Tambang Emas Ilegal Gunung Nona Alat Berat Ekskavator Pengawasan Publik & Masyarakat Agar Aparat Polres Buru dan Polsek Waeapo Jangan Menutup Mata Terhadap Praktik Ilegal
Video tersebut membahas langkah penindakan aparat terhadap aktivitas tambang emas ilegal di wilayah Pulau Buru.
(red)

































