Nasional

Dinilai Mati Suri, Desakan Muscablub PJS Tojo Una-Una Menguat, Sejumlah Nama Muncul sebagai Kandidat Ketua Baru

10
×

Dinilai Mati Suri, Desakan Muscablub PJS Tojo Una-Una Menguat, Sejumlah Nama Muncul sebagai Kandidat Ketua Baru

Sebarkan artikel ini

TOJO UNA-UNA,-TKN.COM – Dinamika internal organisasi Pro Jurnalis Siber (PJS) Kabupaten Tojo Una-Una kembali menjadi sorotan.

Sejumlah insan pers di daerah mulai mendorong dilaksanakannya Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) guna memilih kepengurusan baru yang dinilai mampu menghidupkan kembali roda organisasi dan mengembalikan marwah PJS di Kabupaten Tojo Una-Una.

Menurut informasi yang berkembang di kalangan wartawan, pembentukan DPC PJS Kabupaten Tojo Una-Una sebelumnya dilaksanakan di Marina Cottage, Ampana, dalam sebuah kegiatan yang dihadiri berbagai unsur, mulai dari perwakilan pemerintah daerah, unsur TNI, Polri, Kejaksaan, hingga sejumlah instansi pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una.

Sejumlah pihak menyebut kegiatan tersebut mendapat dukungan dari pemerintah daerah.

Namun, informasi mengenai bentuk dukungan maupun sumber pembiayaannya masih perlu dikonfirmasi kepada pihak-pihak terkait agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Belakangan ini, muncul penilaian dari sebagian kalangan media bahwa organisasi tersebut tidak lagi menunjukkan aktivitas yang signifikan.

Kondisi itu memunculkan anggapan bahwa kepengurusan DPC PJS Tojo Una-Una sedang mengalami kevakuman atau “mati suri”, sehingga tujuan awal pembentukannya dinilai belum tercapai secara maksimal.

Di sisi lain, beredar pula pandangan dari sejumlah insan pers bahwa pemerintah daerah disebut-sebut merasa kecewa terhadap perkembangan organisasi tersebut.

Klaim ini juga perlu memperoleh tanggapan langsung dari Bupati maupun Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una agar informasi yang beredar dapat dipastikan kebenarannya.

Kekecewaan itu, menurut sejumlah sumber di kalangan wartawan, dikaitkan dengan minimnya aktivitas organisasi setelah pembentukannya.

Selain itu, ada pula sorotan terhadap pelaksanaan kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang dipusatkan di Pulau Papan, di mana beredar informasi bahwa Ketua PLT (DPC) PJS Jefrianto Dako tidak hadir dalam kegiatan tersebut. Informasi ini juga masih memerlukan konfirmasi dari yang bersangkutan.

Situasi tersebut mendorong munculnya aspirasi agar segera dilaksanakan Musyawarah Cabang Luar Biasa untuk memilih kepengurusan baru yang dinilai lebih aktif, profesional, dan mampu membawa nama baik organisasi maupun daerah.

Beberapa nama mulai disebut sebagai figur yang dinilai layak memimpin DPC PJS Kabupaten Tojo Una-Una.

Di antaranya IS Wartabone, Mohamad Iksan Lapanyompa selaku Kepala Perwakilan Media Radar Nusantara, Usman Ayahu, hingga Yaya Ladehu, Kepala Biro Media Bidik Hukum.

Nama Yaya Ladehu bahkan disebut oleh sejumlah rekan wartawan sebagai salah satu figur yang memiliki pengalaman organisasi dan dinilai mampu melakukan pembenahan di tubuh PJS Tojo Una-Una.

Dukungan terhadap berbagai kandidat tersebut masih sebatas aspirasi dari kalangan media dan belum menjadi keputusan resmi organisasi.

Kalangan wartawan berharap, apabila Muscablub benar-benar terlaksana, kepengurusan baru nantinya mampu membangun organisasi yang lebih solid, aktif melaksanakan program kerja.

Meningkatkan profesionalisme anggota, memperkuat kemitraan dengan berbagai pihak, serta mengangkat citra Kabupaten Tojo Una-Una melalui karya-karya jurnalistik yang berkualitas.

Hingga berita ini disusun, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una, pengurus DPD PJS, maupun pengurus DPC PJS terkait berbagai aspirasi, penilaian, dan usulan pelaksanaan Muscablub tersebut.

 

 

( Ahmad Tuliabu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *