Nasional

Merasa Diperlakukan Tidak Pantas, Warga Berikan Penjelasan atas Insiden Pemukulan Kepala Desa Bongkakoy

91
×

Merasa Diperlakukan Tidak Pantas, Warga Berikan Penjelasan atas Insiden Pemukulan Kepala Desa Bongkakoy

Sebarkan artikel ini

Bongkakoy,-TKN.COM – Warga yang terlibat dalam insiden pemukulan terhadap Kepala Desa Bongkakoy akhirnya memberikan penjelasan terkait peristiwa yang terjadi di Kantor Desa Bongkakoy pada Senin (13/7/2026).

Menurutnya, tindakan tersebut terjadi secara spontan karena dirinya merasa sangat terpukul dan tersulut emosi akibat perlakuan serta ucapan yang diterimanya.

Dalam keterangannya, ia mengaku memenuhi undangan dari Pemerintah Desa Bongkakoy untuk menghadiri klarifikasi terkait unggahan status di media sosial.

Setibanya di kantor desa, ia dipersilakan masuk ke ruang Kepala Desa dan diminta menjelaskan maksud dari unggahan tersebut.

Ia menegaskan bahwa unggahan di media sosial dibuat sebagai bentuk kekecewaan terhadap Kepala Desa, bukan kepada perangkat desa lainnya.

Menurutnya, sebagai pemimpin pemerintahan desa, Kepala Desa memiliki tanggung jawab untuk mengayomi dan melindungi masyarakat.

Lebih lanjut, ia mengaku kemarahannya dipicu oleh ucapan yang menurutnya pernah disampaikan oleh Kepala Desa dan dianggap sangat melukai perasaannya sebagai seorang ibu.

Ia menyatakan bahwa ucapan tersebut menjadi alasan utama dirinya membuat unggahan di media sosial.

“Sebagai seorang ibu, saya sangat terpukul. Perasaan saya hancur karena ucapan itu menyangkut anak saya.

Saya datang memenuhi undangan untuk memberikan penjelasan, tetapi emosi saya tidak dapat terbendung ketika persoalan itu dibahas,” ujarnya.

Menurutnya, saat pertemuan berlangsung, Kepala Desa awalnya membantah pernah mengucapkan kalimat yang dipersoalkan.

Namun, ia mengaku situasi semakin memanas hingga terjadi adu mulut yang berujung pada aksi saling pukul.

Ia mengakui bahwa dirinya memang melakukan pemukulan terhadap Kepala Desa.

Namun, menurutnya, tindakan tersebut bukan direncanakan, melainkan terjadi secara spontan akibat luapan emosi yang sudah lama dipendam.

Meski demikian, ia menyatakan menghormati proses hukum yang berlaku dan siap mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai ketentuan hukum.

Ia juga berharap seluruh rangkaian peristiwa diperiksa secara menyeluruh, termasuk latar belakang yang menurutnya menjadi pemicu terjadinya insiden tersebut.

Hingga berita ini disusun, pihak Kepala Desa Bongkakoy memiliki hak untuk memberikan tanggapan atau klarifikasi atas pernyataan tersebut.

Redaksi membuka ruang hak jawab sebagai bentuk penerapan prinsip pemberitaan yang berimbang.

 

(Ahmad Tuliabu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *