Daerah

Bibit Anak Babi Tak Kunjung Datang,Kades Hilinaa Kecamatan Lahewa Lapor Inspektorat Nias Utara

Bagikan:

 6,706 Total Views

Nias Utara|Sumut-Targetkasusnews.com Pemerintah baik dari pusat, provinsi dan Kabupaten/kota mati-matian memikirkan dan memberikan bantuan tepat guna kepada rakyat Indonesia setiap tahunnya dengan program pemberdayaan ekonomi melalui Dana Desa untuk meringankan beban dampak Covid 19. Eh,,,malah di desa Hilinaa Lahewa Nias Utara dalam program pengadaan anak babi yang diperuntukan kepada warga sumber Dana dari dana desa 2021 tak kunjung sampai ke tangan warga.

Mungkin publik masih ingat berita terkait pengadaan ternak babi tersebut sebagaimana pada bulan Maret lalu telah disiarkan media ini.Dalam berita tersebut ada oknum Pendamping Lokal Desa berinisial SZ yang diduga sebagai pelaku pengadaan bibit ternak anak babi.Namun sangat disayangkan anak babi yang sangat diharapkan warga tak kunjung mereka terima.

Sedangkan Koordinator Kabupaten Pendamping Lokal Desa Yufelianus Lahagu ketika dihubungi saat itu di kantornya,mengatakan pendamping tidak boleh menjadi penyedia bibit ternak.

Kades Hilinaa Rosidodo Zalukhu ketika bertemu media Targetkasusnews.com Jum’at,(13/5/2022) sekitar pukul 11.10 wib di Kantor Inspektorat Nias Utara sesaat sebelum masuk kesalah satu ruangan untuk menyerahkan laporan.Dia menjelaskan tujuan kedatanganya ke Inspektorat hanya menyampaikan laporan akibat rasa kecewanya kepada pihak oknum pengadaan anak babi yang tak kunjung datang dan dibagikan kepada warganya,jelasnya. Padahal lanjut Rosidodo,dana untuk biaya pengadaan anak babi tersebut sudah diserahkan kepada oknum SZ,jelasnya.

Pada kesempatan itu,Rosidodo mengatakan sekitar akhir bulan April lalu,pernah ada pertemuan di kantor Camat Lahewa difasilitasi Camat antara Kades,aparat desa dan pihak pengadaan ternak. Pihak pengadaan telah berjanji akan mendatangkan anak babi tersebut.Namun sampai sekarang belum kelihatan,katanya.

Terkait dengan laporan Kades Hilinaa tersebut ketika dikonfirmasikan kepada salah seorang pegawai yang ada dalam ruangan yang didatangi Rosidodo,membenarkan pihaknya telah menerima laporan terkait pengadaan bibit ternak babi.Namun untuk tindaklanjutnya menunggu perintah dari atasan,kata pegawai itu.

Sementara itu,ketika hal ini dikonfirmasikan kepada Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Nias Utara A’Aro’o Zalukhu,S.Pd,MM sebelum ketemu Kades Hilinaa di kantor Inspektorat menjelaskan,pihaknya pernah mendengarkan berita itu.Namun Dinas PMD belum bisa menanganinya dengan serius.Karena menunggu laporan resmi dari desa yang bermasalah,katanya.(ID-19)

Bagikan:

Add Comment

Click here to post a comment